Mediatrend.id – MAJALENGKA – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka menyatakan kesiapan penuh dalam melayani penerbangan haji musim 2026. Pada tahun tersebut, BIJB Kertajati akan memberangkatkan sebanyak 40 kloter jemaah haji dari Asrama Haji Indramayu.
Executive General Manager BIJB Kertajati, Nuril Huda Mahmudan, mengatakan jumlah kloter haji yang dilayani dari Bandara Kertajati terus mengalami peningkatan sejak 2023 hingga 2026.
“Dari 2023 itu ada beberapa kali penambahan kloter sampai 2026 ini. Tadi kita ngobrol dengan Pak Direktur Bina Haji Khusus dan Umrah, tahun 2026 Alhamdulillah kita dapat 40 kloter untuk wilayah Ciayumajakuning dan sebagian Bandung,” kata Nuril kepada MediaTrend di sela acara Travel Fair Kertajati Airport 2026. Jumat (6/2/2026).
Ia menjelaskan, dari total sekitar 80 kloter haji Jawa Barat, hampir separuhnya akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati dari Asrama Haji Indramayu.
Terkait kapasitas asrama, Nuril memastikan pelayanan terhadap 40 kloter tersebut dapat berjalan optimal.
“Kalau terkait kapasitas Asrama Haji Indramayu, kita pastikan 40 kloter itu Insya Allah bisa terlayani dengan baik di Bandara Kertajati,” ujarnya.
Nuril menegaskan kesiapan fasilitas bandara untuk operasional haji 2026. Meski sempat minim penerbangan reguler, Bandara Kertajati disebut tidak pernah benar-benar berhenti beroperasi.
“Bandara ini dari awal tidak pernah tutup, hanya memang tidak ada penerbangan saja. Tapi untuk fasilitas kita pastikan semuanya layak untuk beroperasi dan siap melayani penerbangan haji 2026,” katanya.
Dari sisi infrastruktur, runway Bandara Kertajati dinyatakan masih dalam kondisi prima.
“Runway masih panjang, 3.000 meter, dan selalu kita maintenance dengan baik,” jelas Nuril.
Ia juga membandingkan jumlah kloter haji tahun sebelumnya yang hanya 28 kloter. Dengan peningkatan menjadi 40 kloter pada 2026, jumlah penerbangan haji hampir dua kali lipat.
Kenaikan ini turut didukung dengan penambahan fasilitas di Asrama Haji Indramayu yang kini memiliki empat tower.
Sementara dari sisi kapasitas bandara, BIJB Kertajati dinilai mampu melayani penerbangan dalam jumlah besar.
“Untuk kapasitas bandara sendiri, bisa tiga sampai lima flight per jam. Kalau per hari bisa sampai 18 flight,” ujarnya.
Untuk maskapai penerbangan haji, Nuril memastikan tetap menggunakan Saudi Airlines, sebagaimana tahun sebelumnya.
“Kita pakai maskapai Saudi Airlines dari tahun kemarin. Jawa Barat memang pakai Saudi,” pungkasnya.












