Mediatrend.com – INDRAMAYU – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mulai tancap gas mematangkan persiapan sarana dan prasarana menjelang masa angkutan Lebaran 2026. Tahun ini, kapasitas kursi yang disediakan mengalami lonjakan cukup signifikan.
Manager Humas Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menyebutkan bahwa pihaknya menyediakan total 102.300 tiket untuk pemudik. Angka ini naik 36,4 persen jika dibandingkan tahun lalu yang hanya menyediakan 74.988 tiket.
“Dari total kapasitas yang tersedia, saat ini sekitar 41.200 tiket atau setara 40,4 persen sudah laku terjual,” ujar Muhibbuddin saat ditemui di Stasiun Jatibarang, Selasa (10/3/2026).
*Prediksi Puncak Arus Mudik dan Balik*
Berdasarkan data pemesanan, KAI memprediksi pergerakan massa akan mencapai puncaknya dalam waktu dekat:
- Puncak Arus Mudik (Nasional): 18 Maret 2026.
- Puncak Arus Balik (Wilayah Daop 3): 24 Maret 2026.
Meski tiket untuk tanggal favorit (H-3 hingga H-1) sudah ludes terisi di atas 100 persen, Muhibbuddin mengimbau masyarakat tidak perlu cemas karena kursi untuk tanggal lain masih tersedia.
“Secara keseluruhan masih tersedia sekitar 60.000 tiket untuk keberangkatan di luar tanggal favorit tersebut,” tambahnya.
*Fasilitas Baru: Petugas ‘Jemput Bola’ di Ruang Tunggu*
Untuk memberikan pengalaman mudik yang lebih nyaman, Daop 3 Cirebon mengerahkan petugas Customer Service Mobile (CS Mobile). Berbeda dengan petugas konvensional, CS Mobile akan aktif berkeliling di ruang tunggu untuk:
- Memberikan informasi jadwal secara langsung.
- Membantu proses check-in dan edukasi tiket.
- Membantu mobilitas penumpang saat naik-turun kereta.
Selain itu, keamanan akan diperketat dengan kolaborasi bersama TNI-Polri dan komunitas pencinta kereta api. Posko kesehatan juga disiagakan di stasiun-stasiun strategis untuk mengantisipasi penumpang yang membutuhkan bantuan medis mendadak.
Pastikan Rel dan Sarana Aman
Dari sisi teknis, KAI memastikan keandalan jalur melalui ramp check yang dilakukan bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas 1 Bandung.
Perbaikan geometri rel terus dilakukan secara rutin agar perjalanan tetap stabil meski trafik kereta meningkat tajam.
“Perawatan rutin maupun intensif terus kami lakukan. Jika ada kekurangan kecil di lapangan, langsung kami tangani agar kondisi jalur tetap prima dan aman bagi penumpang,” tutup Muhibbuddin.
KAI Daop 3 Cirebon Siapkan 102 Ribu Tiket Lebaran 2026, 40 Persen Sudah Terjual












