Mediatrend.id – MAJALENGKA – Menghadapi puncak arus mudik Lebaran 2026, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan kesiapan layanan ekstra bagi para pengendara.
Fokus utama terletak pada kelancaran suplai energi di titik lelah dan rawan kemacetan, salah satunya di ruas Tol Cipali melalui kehadiran Satgas Motoris Ramadan & Idul Fitri (RAFI) 2026.
Dwi Fahmi Ramadhani, salah satu personel Satgas Motoris yang bersiaga di Rest Area KM 166 Tol Cipali, menjelaskan peran krusial timnya di lapangan.
”Tugas utama kami adalah mengantarkan bahan bakar kepada konsumen yang kehabisan BBM, baik yang terjebak di dalam jalur tol maupun di area sekitar SPBU yang sulit dijangkau akibat kepadatan kendaraan,” ujar Dwi Fahmi saat ditemui di lokasi, Minggu (15/3/2026).
Dwi menambahkan bahwa armada motoris yang ia kendarai telah dimodifikasi khusus untuk membawa stok BBM non-subsidi dalam jumlah terbatas namun mencukupi untuk keadaan darurat.
”Kami membawa tangki khusus. Kapasitas pengantaran maksimal 10 liter per sekali pemesanan, dengan pilihan produk Pertamax atau Pertamina Dex. Untuk radius jangkauan kami bisa sampai 20 hingga 25 kilometer,” tambahnya.
Mengenai aspek biaya, Dwi Fahmi menegaskan komitmen transparansi layanan ini agar pemudik tidak merasa terbebani di tengah situasi darurat.
”Harga BBM yang kami berikan sesuai dengan ketentuan resmi Pertamina, tidak boleh dilebihkan atau dikurangi sedikit pun. Selain itu, tidak ada biaya tambahan atau ‘cas’ untuk layanan antar ini. Semuanya murni layanan pelayanan untuk pemudik,” tegas Dwi.
Sementara itu, Area Manager Communication, Relations & CSR Regional JBB, Susanto August Satria, memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kekuatan armada yang diterjunkan sepanjang musim mudik tahun ini.
”Untuk wilayah Jawa Bagian Barat (JBB), kami menyiapkan total 52 unit armada motoris. Khusus untuk sepanjang jalur Tol Cipali sendiri, kami menyiagakan 8 unit motoris yang siap bergerak cepat,” ungkap Satria saat dikonfirmasi.
Satria juga merinci teknis pemesanan dan kapasitas yang bisa didapatkan oleh pelanggan dalam sekali jalan.
”Satu motoris itu membawa dua jerrycan dengan kapasitas masing-masing 10 liter. Jadi, pelanggan bisa membeli 10 atau langsung 20 liter untuk memastikan kendaraan mereka sampai ke SPBU terdekat. Produk yang dibawa adalah Pertamax dan Dex,” jelasnya.
Bagi pemudik yang membutuhkan bantuan di tengah kemacetan, Satria mengarahkan agar segera menghubungi kanal resmi Pertamina.
”Jika ada pemudik yang memerlukan jasa motoris BBM di tol, silakan langsung menghubungi Pertamina Call Center 135. Petugas kami akan segera meluncur ke lokasi koordinat Anda,” pungkas Satria.
Sebagai informasi, operasional Satgas Motoris ini mengikuti arah arus lalu lintas. Pada masa arus mudik, petugas bersiaga di Rest Area KM 166 Tol Cipali, dan saat arus balik nanti, seluruh operasional akan bergeser ke Rest Area KM 164.
Kehabisan BBM di Tol Saat Mudik? Satgas Motoris Pertamina Siaga 24 Jam di Tol Cipali












