Berita  

Sosialisasi MBG di Cikanyere, Dorong Gizi Anak dan Perkuat Ekonomi Warga

Mediatrend.id – CIANJUR – Anggota Komisi IX DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfah Hiz, menggandeng Badan Gizi Nasional (BGN) dalam kegiatan sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Cikanyere, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Selasa 24 Februari 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut digelar di Wisma Lestari Sangti, Jalan Mariwati, dan dihadiri oleh warga setempat, tokoh masyarakat, serta para orang tua.

Sosialisasi ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak usia dini guna mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Dalam pemaparannya, Neng Eem menegaskan bahwa Program MBG merupakan wujud komitmen pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia memperoleh asupan makanan bergizi secara merata.

Menurutnya, kecukupan gizi menjadi fondasi utama dalam membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan produktif di masa mendatang.

Ia juga menyoroti peran program tersebut dalam menekan angka stunting. Melalui pemberian makanan bergizi gratis, pemerintah berharap dapat mengurangi bahkan menghapus kasus kekurangan gizi kronis yang masih menjadi tantangan di berbagai daerah.

Tak hanya berdampak pada kesehatan, Program MBG dinilai mampu menggerakkan roda perekonomian lokal.

Kehadiran dapur sehat atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membuka peluang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah untuk menjadi pemasok bahan pangan seperti sayuran, telur, ikan, dan buah-buahan.

“Perputaran ekonomi akan tumbuh di sekitar lokasi SPPG. UMKM bisa terlibat langsung dalam penyediaan bahan pangan, sehingga manfaatnya dirasakan secara luas oleh masyarakat,” ujar Neng Eem.

Program Makan Bergizi Gratis juga disebut selaras dengan visi Indonesia Emas 2045, yang menargetkan lahirnya generasi unggul sebagai pilar Indonesia maju.

Dengan pemenuhan gizi yang tepat dan berkelanjutan, diharapkan anak-anak Indonesia mampu menghadapi tantangan global di masa depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *