Mediatrend.id – JAKARTA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dirancang untuk memastikan anak-anak usiasekolah memperoleh asupan gizi seimbang setiap hariguna mendukung pertumbuhan fisik, perkembangankognitif, serta peningkatan daya tahan tubuh sebagaifondasi menuju visi besar Indonesia Emas 2045.
Pemerataan pelaksanaan program di seluruh wilayah Jakarta diharapkan dapat memperkuat kualitas generasipenerus bangsa secara berkelanjutan.
Sosialisasi yang dilakukan Komisi IX DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) kali ini bertempat di Aula Majid Jami’ Ni’matul Ittihad, Jakarta Selatan pada Senin, 9 Maret 2026 siang.
Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh AnggotaKomisi IX DPR RI, Surya Utama, Perwakilan BGN, Muhammad Iqbal Salim, serta ratusan peserta yang merupakan warga setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI, Surya Utama atau yang lebih dikenal dengan nama Uya Kuya menegaskanpentingnya peningkatan pemahaman masyarakatterhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalammembangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.
“MBG adalah upaya strategis pemerintah untukmembangun sumber daya manusia Indonesia yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045, sehingga diperlukan dukungan dan partisipasi aktifseluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapatdirasakan secara merata,” ujar Uya Kuya.
Disi lain, Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi bagi anak-anak dan kelompok penerima manfaat, tetapi juga mendorongpenguatan ekonomi daerah melalui pemanfaatan bahanpangan lokal, keterlibatan petani, nelayan, serta pelakuusaha makanan dan minuman.
Melalui sistem pengelolaan yang terstruktur dan dukungan arsitektur digital untuk pengawasanpenggunaan anggaran, MBG diharapkan mampumemastikan distribusi gizi yang tepat sasaran sekaligusmenciptakan pasar baru bagi produk pangan lokal sertamembuka lapangan kerja di berbagai daerah.
Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya tentangmenyediakan makanan bergizi bagi masyarakat, tetapijuga menjadi upaya memperkuat ketahanan panganlokal dan membuka peluang ekonomi bagi petani, nelayan, serta pelaku usaha di daerah, sehinggamanfaatnya dapat dirasakan masyarakat.












